
Idul Fitri dan Paradoks Pemaafan: Ingatan, Kerentanan, dan Kelahiran Kembali Agensi Moral
Oleh: Fakhri Afif Membaca Idul Fitri sebagai Ethical Event Idul Fitri sering hadir sebagai peristiwa yang terasa akrab, padahal di dalamnya tersimpan persoalan etis yang tidak sederhana. Tamu berdatangan, sandal berserakan di teras, ruang tamu penuh, anak-anak berlarian, sementara orang-orang dewasa mengulurkan tangan sambil mengucapkan, “mohon maaf lahir dan batin.”

MENGENANG ALI LARIJANI: SEORANG FILSUF DEKOLONIAL (BAGIAN 1)
Oleh: Bambang Q-Anees Ali Larijani bukanlah Homo Sacer (Silakan klik di sini untuk memahami istilah

Harapan Setelah Idul Fitri: Menolak Menjadi Homo Sacer dan Manusia Kedaluwarsa
Oleh: Bambang Q-Anees Takbir Setelah Kemenangan Setelah bergembira menyambut kemenangan Idul Fitri, kita kembali berhadapan

Logika Ilahiah Qur’an, Puasa, dan Peneguhan Status Manusia Sebagai Makhluk
Oleh: Alif Jabal Kurdi Logika Al-Qur’an tentang Tuhan dan Makan Jika membaca al-Qur’an dengan

FILSAFAT ISLAM DI TENGAH ALIRAN-ALIRAN PEMIKIRAN ISLAM
Oleh: Arip Budiman Dinamika Filsafat dalam Aliran Pemikiran Islam Hari ini adalah pertemuan ketiga, setelah

SEJARAH KEMUNCULAN DAN PERKEMBANGAN FILSAFAT ISLAM
Oleh: Arip Budiman Mengapa Sejarah Penting? Pada pertemuan yang lalu, kita telah mengulas mengenai definisi,

DEFINISI, RUANG LINGKUP DAN TUJUAN MEMPELAJARI FILSAFAT ISLAM
Oleh: Arip Budiman Pertemuan Pertama: Selayang Pandang Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, teman-teman mahasiswa sekalian, selamat menjalankan

Mengapa Perasaan Membutuhkan Navigasi?: Belajar Mencintai secara Etis Bersama Susi Ferrarello
Oleh: Fakhri Afif Etika sebagai Jantung Cinta Relasional Hari ini, kita hidup di zaman yang

MI‘RĀJ EKOLOGIS: THE BIRDS WHO FLEW BEYOND TIME
Oleh: Bambang Q. Anees Kisah Mi‘rāj benar-benar inspiratif. Setelah mengilhami Fariduddin Attar menjadi kisah burung-burung

DEKOLONIALISASI EKONOMI: EKSTRAPOLASI UGAHARI SEBAGAI SOLUSI (PART 2)
Oleh: Aldi Hidayat Celah ini kemudian ditambal oleh teori utilitas modern. Utilitas modern bertolak dari

Qur’an, Kant, dan Hegel: Liturgi Dostoevsky di Siberia
Oleh: Rachmatullah Arken “Send me the Quran, and Kant’s “Critique of Pure Reason”, and if you happen to be sending secret mail, then be sure to send Hegel – but particularly Hegel’s “History of Philosophy.” Upon that depends my whole future.” —Surat Dostoevsky untuk saudaranya, Feb 22, 1854. Di titik

MENGGUGAT “KEWAJARAN” DI TENGAH MANIFESTO KKN
Oleh: Nurholis Sutadi* Dunia jurnalistik telah mengajarkan siapapun melihat manusia tanpa atribut. Di depan meja redaksi, pangkat dan status sosial hanyalah pelengkap data; yang utama adalah nilai informasi dan kebenaran yang dibawa. Namun, ketika prinsip ini dibawa ke realitas sosial dan sistem keuangan negara, kita akan menemukan sebuah benturan besar

AL-TARĪQ AL-WA‘R NAHW AL-NŪR (JALAN TERJAL MENUJU CAHAYA)
Oleh: Erus Effendi Aku menatap tumpukan buku di hadapanku, bukan dengan semangat, tapi dengan napas yang terasa berat. Malam ini, entah untuk keberapa kalinya, rasa lelah dan putus asa datang menyergap. Satu soal latihan yang tak kunjung kutemukan jawabannya, satu konsep yang terasa begitu rumit, membuatku merasa begitu kecil dan

CERMIN YANG TAK RETAK: TENTANG MENGAPA SAYA TIDAK BISA MENIKMATI REALISME DALAM SASTRA
Oleh: Rachmatullah Arken Dua puluh tahun yang lalu, seorang kawan, yang sampai hari ini masih menjadi pendengar setia atas cerita hidup saya, memberi kado ulang tahun yang tak perlu dirayakan itu. Sebuah buku karya Pramoedya Ananta Toer, dengan judul yang masih saya ingat dengan baik pula: Percikan Revolusi Subuh. Saya

BOM WAKTU AMARAH: KETIKA AKAL SEHAT TERHIMPIT “KEGILAAN” ELIT
Oleh: Nurkholis Sutadi Mayoritas kita yang masih mencoba waras saat ini mungkin sepakat: bangsa ini sedang tidak baik-baik saja. Dari

MEMOAR PERCAKAPAN PAGI
Oleh: Rachmatullah Arken Percakapan dengan Sabda Ali Mifka, seorang kawan seperjuangan dari Ciromed raya 20 tahun yang lalu. A:

MUKADIMAH ATAS IHWAL AL-JABAR DAN PERSAMAAN UMAR KHAYYAM
Oleh: Syihabul Furqon SAINS, dalam peradaban Islam, bukan tema asing. Jika sains diasosiasikan sebagai ‘ilmu’, maka ia memiliki akar yang

MEMBAWA CAHAYA KE TEMPAT YANG GELAP
Oleh: Fadhila Sidiq Permana Memilih teman dekat yang baik untuk peningkatan kualitas hidup dan membentuk karakter kita agar lebih terpuji








