Artikel Ilmiah
Muqaddimah [15]

Serial MUQADDIMAH QĀNŪN ASĀSĪ [15]

Oleh: Bambang Q. Anees     TEKS #15 TRAGEDI DI PADANG PASIR   Tulisan ini adalah kelanjutan dari kegelisahan saya. Kali ini, teks kelima belas dari Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari benar-benar membuat saya semakin merinding. Beliau tidak lagi sekadar menegur atau menasihati. Beliau sedang menyodorkan sebuah alegori layaknya cermin retak

Pojok Reflektif
Filsafat Sudah Selesai, Saya Belum

Filsafat Sudah Selesai, Saya Belum

Oleh. M. Rachmatullah Arken Hari ini kembali tersesat di Gramedia. Mata saya terpaku pada jajaran buku-buku filsafat yang entah kenapa masih bisa bersaing dengan beragam buku motivasi dan susastra itu. Kierkegaard dan Pergulatan Menjadi Diri Sendiri, Filosofi Teras, Filsafat Kecemasan, Filsafat Kematian, Mliestone: Filsafat Praktis untuk Kemajuan Karir, Merleau-Ponty dan

Qur’an, Kant, dan Hegel: Liturgi Dostoevsky di Siberia

Qur’an, Kant, dan Hegel: Liturgi Dostoevsky di Siberia

Oleh: Rachmatullah Arken “Send me the Quran, and Kant’s “Critique of Pure Reason”, and if you happen to be sending secret mail, then be sure to send Hegel – but particularly Hegel’s “History of Philosophy.” Upon that depends my whole future.” —Surat Dostoevsky untuk saudaranya, Feb 22, 1854. Di titik

MENGGUGAT "KEWAJARAN” DI TENGAH MANIFESTO KKN

MENGGUGAT “KEWAJARAN” DI TENGAH MANIFESTO KKN

Oleh: Nurholis Sutadi* Dunia jurnalistik telah mengajarkan siapapun melihat manusia tanpa atribut. Di depan meja redaksi, pangkat dan status sosial hanyalah pelengkap data; yang utama adalah nilai informasi dan kebenaran yang dibawa. Namun, ketika prinsip ini dibawa ke realitas sosial dan sistem keuangan negara, kita akan menemukan sebuah benturan besar

AL-TARĪQ AL-WA‘R NAHW AL-NŪR (JALAN TERJAL MENUJU CAHAYA)

Oleh: Erus Effendi Aku menatap tumpukan buku di hadapanku, bukan dengan semangat, tapi dengan napas yang terasa berat. Malam ini, entah untuk keberapa kalinya, rasa lelah dan putus asa datang menyergap. Satu soal latihan yang tak kunjung kutemukan jawabannya, satu konsep yang terasa begitu rumit, membuatku merasa begitu kecil dan

Esei Pendek
Memoar Percakapan Pagi

MEMOAR PERCAKAPAN PAGI

Oleh: Rachmatullah Arken Percakapan dengan Sabda Ali Mifka, seorang kawan seperjuangan dari Ciromed raya 20 tahun yang lalu. A: