Artikel

Seratus Tahun Bertengkar: Siapa yang Berhak Menentukan Kebenaran Ilmiah? (Part ~1)
Oleh: M. Rachmatullah Arken Tulisan ini cukup panjang dan penuh dengan berbagai istilah teknis dalam perkuliahan Filsafat Ilmu. Maksud awalnya

Penjara tanpa Penjaga: Kecemasan, Pengawasan, dan Runtuhnya Subjek Akademik di Indonesia
Oleh: Fakhri Afif “We increasingly resemble the sort of active people who ‘roll as the stone rolls, in

UIN ADALAH “RUMAH KITA”: REFLEKSI 20 TAHUN FST UIN BANDUNG
Oleh: Bambang Q. Anees Adakah kita masih berjalan dengan mimpi yang sama? Seseorang mungkin berkata demikian padamu setelah 20 tahun

ANYTHING GOES!: JALAN PANJANG PERJUANGAN
Oleh: Bambang Q. Anees “Jatuh tujuh kali, bangkit delapan kali” Ini pepatah yang akhir-akhir ini jadi relevan dalam kehidupan kita,

MOROSOPHY 3: BODOH ITU BERBAHAYA!
Oleh: Bambang Q. Anees Peradaban tidak pernah runtuh karena kekurangan uang atau teknologi; ia hancur berkeping-keping justru ketika keputusan-keputusan krusialnya

MOROSOPHY 2: BANALITAS KEBODOHAN
Oleh: Bambang Q. Anees Era modern, ummat Islam kalah dalam pelbagai aspek. Kekhalifahan Utsmaniyah yang semula menguasai 3 benua (Asia,

MOROSOPHY: JAHILIYYAT YANG BERULANG
Oleh: Bambang Q. Anees Negeri ini dibangun dengan tujuan “mencerdaskan kehidupan bangsa”, begitulah yang kerap saya sampaikan pada perkuliahan

KETIKA TAKLID SAJA TIDAK CUKUP: TENTANG ARGUMEN KETUHANAN KALAM KLASIK DAN SEJUMLAH MASALAHNYA
Oleh: M. Rachmatullah Arken Salah satu pertanyaan yang sering saya ajukan pada mahasiswa di sesi ujian komprehensif untuk bidang Dirosah
![Al-Balā’ al-Mubīn: Antinomi Moral, Imajinasi Etis, dan Akal Moral Sadalam Penafsiran Q. al-Ṣāffāt [37]: 102-107](https://valuesinstitute.id/wp-content/uploads/2026/05/The_Manifest_Trial__Sacrifice_Narrative-1-1-1-300x167.png)
Al-Balā’ al-Mubīn: Antinomi Moral, Imajinasi Etis, dan Akal Moral Sadalam Penafsiran Q. al-Ṣāffāt [37]: 102-107
Oleh: Fakhri Afif Al-Balā’ al-Mubīn dan Problem Antinomi Moral al-Ṣāffāt [37]: 102-107 menghadirkan persoalan yang tidak dapat diselesaikan