
MI‘RĀJ EKOLOGIS: THE BIRDS WHO FLEW BEYOND TIME
Oleh: Bambang Q. Anees Kisah Mi‘rāj benar-benar inspiratif. Setelah mengilhami Fariduddin Attar menjadi kisah burung-burung mencari dirinya, Manthiq ath-Thayr, menginspirasi publik Eropa. Dante konon terinspirasi tulisan Attar ini dan menuliskan Divine Commedy. Lalu Anne Baring mengadaptasinya menjadi buku anak-anak berjudul The Birds Who Flew Beyond Time (1993). Buku karya Anne

DEKOLONIALISASI EKONOMI: EKSTRAPOLASI UGAHARI SEBAGAI SOLUSI (PART 2)
Oleh: Aldi Hidayat Celah ini kemudian ditambal oleh teori utilitas modern. Utilitas modern bertolak dari

JAVID NAMA: MI‘RĀJ IQBAL, MI‘RĀJ MODERN (Bagian II)
Oleh: Bambang Q. Anees Zinda-Rud memejamkan mata di bawah curahan air dan dalam sekejap ia

JAVID NAMA: MI‘RĀJ IQBAL, MI‘RĀJ MODERN (Bagian I)
Oleh: Bambang Q. Anees Bagaimana Mi‘rāj digambarkan oleh Filsuf Muslim Modern? Bayangkan jika Anda berada

AKU ADALAH KAMI: DARI HERMENEUTIKA DIRI KE SUBJEKTIVITAS EKOLOGIS DI ERA ANTROPOSEN ~SERI EVOLUSI DIRI 5
Oleh: Fakhri Afif Dalam empat seri sebelumnya, kita sudah mengitari lanskap panjang tentang “diri”.

KOSMOLOGI MENJADI: MEMBACA ULANG ALFRED NORTH WHITEHEAD DI ABAD 21 ~SERI FILSAFAT PROSES PART 1
Oleh: Rachmatullah Arken Tulisan ini merupakan bagian pertama (part 1) dari rangkaian (series) pembahasan

HERMENEUTIKA DAN PENGEMBANGAN ULUMUL QUR’AN: MENJEMBATANI TIMUR DAN BARAT, MENEMUKAN MA’NA CUM MAGHZA
Oleh: Alif Jabal Kurdi Hermeneutika dan Pengembangan Ulumul Qur’an (Edisi Revisi dan Perluasan) (2017)

DARI I THINK KE I CAN: REKONSTRUKSI SUBJEKTIVITAS DALAM HERMENEUTIKA PAUL RICOEUR ~SERI EVOLUSI DIRI 4
Oleh: Fakhri Afif Pada seri tulisan sebelumnya tentang Evolusi Diri (1, 2, 3), kita

PHILOSOPHICAL QUR’ANOLOGY DAN TRADISI FILSAFAT ISLAM: MEMBACA ULANG RELASI WAHYU DAN RASIONALITAS
Oleh: Rika Leli Dewi Khusaila Rosalnia Apabila kita membayangkan Al-Qur’an dan filsafat sebagai dua

SUBJEKTIVITAS, PERSPEKTIF, DAN HERMENEUTIKA: SEBUAH PENDEKATAN NIETZSCHEAN ~SERI EVOLUSI DIRI 3
Oleh: Fakhri Afif Dari “Kebenaran Diri” ke Kecurigaan Nietzsche Di sekitar kita, bahasa tentang “diri”

JEJAK DASEIN DALAM LINGKARAN EKSEGESIS ONTOLOGIS “HERMENEUTIKA YANG SAYA PAHAMI”
Oleh: Saeful Anwar Essay saudara Arip Budiman yang berjudul “Hermeneutika yang Saya Pahami” bukan sekadar memoar intelektual seorang mahasiswa filsafat—Ia adalah sebuah testimoni fenomenologis yang murni tentang pergerakan eksistensial Dasein dalam menemukan cara beradanya di dunia (In-der-Welt-sein). Penulis, yang menarasikan dirinya sebagai subjek yang berangkat dari pinggiran—desa terpencil dan ketidaksukaan

HEIDEGGER DI ISLAM-KU: TENTANG TRADISI, DWELLING, DAN MENGAPA TUHAN YANG MENGETUK PINTU ITU PERLU
Oleh: Rachmatullah Arken Rasanya ada yang salah dalam pengajaran yang selama ini berjalan. Itu yang terpikirkan ketika dalam satu sesi pertanyaan, saya mendapati ada mahasiswa semester tiga dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang tidak hafal Rukun Iman. Saya tidak mengerti. Bukankah hal-hal ini seharusnya sudah selesai di tingkat

POSTMODERNISME DALAM LANSKAP AGAMA: RENUNGAN FILSAFAT, TEOLOGI DAN KEHIDUPAN KAUM BERIMAN
Oleh: Radea Juli A. Hambali Prolog Ada masa ketika manusia percaya bahwa kebenaran seumpama “menara tunggal”. Ia menjulang tinggi, berdiri

HERMENEUTIKA YANG SAYA PAHAMI
Oleh: Arip Budiman Pada Mulanya, Bacalah Sebenarnya, perkenalan saya dengan “makhluk” yang bernama hermeneutika ini sudah berlangsung cukup lama, kurang

HIKAYAT 100 PERAK: PADA SUATU KETIKA
Oleh: Rachmatullah Arken Manusia, ibarat pohon ini, semakin ia naik ke ketinggian dan menuju cahaya, semakin mantap akarnya menembus bumi,

MEKARLAH! BERANILAH MEKAR!
Oleh: Bambang Q. Anees Pada senja hari pertengahan Maret tahun 610 M, kegelapan melingkupi Mekah saat kota itu tertidur dalam









