
MI‘RĀJ EKOLOGIS: THE BIRDS WHO FLEW BEYOND TIME
Oleh: Bambang Q. Anees Kisah Mi‘rāj benar-benar inspiratif. Setelah mengilhami Fariduddin Attar menjadi kisah burung-burung mencari dirinya, Manthiq ath-Thayr, menginspirasi publik Eropa. Dante konon terinspirasi tulisan Attar ini dan menuliskan Divine Commedy. Lalu Anne Baring mengadaptasinya menjadi buku anak-anak berjudul The Birds Who Flew Beyond Time (1993). Buku karya Anne

DEKOLONIALISASI EKONOMI: EKSTRAPOLASI UGAHARI SEBAGAI SOLUSI (PART 2)
Oleh: Aldi Hidayat Celah ini kemudian ditambal oleh teori utilitas modern. Utilitas modern bertolak dari

JAVID NAMA: MI‘RĀJ IQBAL, MI‘RĀJ MODERN (Bagian II)
Oleh: Bambang Q. Anees Zinda-Rud memejamkan mata di bawah curahan air dan dalam sekejap ia

JAVID NAMA: MI‘RĀJ IQBAL, MI‘RĀJ MODERN (Bagian I)
Oleh: Bambang Q. Anees Bagaimana Mi‘rāj digambarkan oleh Filsuf Muslim Modern? Bayangkan jika Anda berada

EKSPANSI, KONTRAKSI, DAN REKONSILIASI SUBJEKTIVITAS: HERMENEUTIKA DAN KRITIK NEGARA ULAMA PASCAREVOLUSI IRAN (PART 2)
Oleh: Fakhri Afif Mohsen Kadivar: Rasionalisme Fiqh dan Dekonstruksi Velāyat-e Faqīh Apabila Soroush mengintervensi di

30 TAHUN LAGI: BAGAIMANA AI BISA MENGUBAH NASIB EKONOMI?
Oleh: Dzarin Gifarian K Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) diperkirakan akan membawa perubahan besar

RES IPSA LOQUITUR: JOHN WANSBROUGH MENYOAL PARADOKS HISTORIOGRAFI ANTARA FAKTA DAN FIKSI
Oleh: Alif Jabal Kurdi Paradigma sejarah klasik tidak bisa dilepaskan dari konstruksi sejarah dan

EKSPANSI, KONTRAKSI, DAN REKONSILIASI SUBJEKTIVITAS: HERMENEUTIKA DAN KRITIK NEGARA ULAMA PASCAREVOLUSI IRAN (PART 1)
Oleh: Fakhri Afif Dari Negara Ulama ke Subjek Warga Begitu Revolusi 1979 “berhasil”, persoalan di

JILBAB SEBAGAI SISTEM SIMBOL: MEMBACA CLIFFORD GEERTZ LEWAT DANIEL L. PALS
Oleh: Arip Budiman Membaca pemikiran Cilford Geertz melalui buku Seven Theories of Religion karya Daneil

AKU TERINDEKS, MAKA AKU ADA: KRITIK ATAS DEHUMANISASI PENDIDIKAN TINGGI
Oleh: Saeful Anwar Bayangkan sebuah ruangan tanpa jendela pada pukul tiga pagi, di mana waktu

“DUBITO ERGO, COGITO ERGO SUM” (RENE DESCARTES: DARI KERAGUAN MENUJU KEPASTIAN)
Oleh: Radea Yuli A. Hambali Ketika dunia lama sedang runtuh dan dunia baru tengah mencari pijakan, lahirlah seorang pemikir yang kemudian disebut sebagai Bapak Filsafat Modern, Rene Descartes (1596- 1650). Jika kita menelaah lebih dalam, situasi Eropa pada awal abad ke-17 memang sedang berada dalam masa transisi besar: sebuah dunia

SKIZOFRENIA UNIVERSITAS MODERN GUGATAN FRITJOF CAPRA ATAS KRISIS EPISTEMOLOGI
Oleh: Saeful Anwar Di koridor-koridor agung universitas Eropa pada pertengahan abad ke-20, seorang fisikawan muda bernama Fritjof Capra berjalan dengan kegelisahan yang bisu. Di dalam laboratorium yang hening, melalui jalinan rumus fisika kuantum, ia telah menyaksikan tarian kosmis di mana materi meluruh menjadi pola-pola probabilitas dan energi murni. Di sana,

WINTER IS COMING: SENJAKALA KALĀM DAN ILUSI RASIONALITAS TEOLOGI
Oleh: Rachmatullah Arken A Raven from Citadel: Kabar Kalām di Ujung Hari Entah berapa tahun ajaran berlalu sudah dengan mata kuliah Ilmu Kalām atau pengajaran tauhid yang saya ampu. Seharusnya seperti hari-hari yang biasa, saya tak banyak mempersoalkan tentang apapun, kecuali gundah sesaat di akhir bulan karena kosongnya rekening yang

LIGHT OUT DALAM PANDANGAN ETIKA TANGGUNG JAWAB
Oleh: Arip Budiman Masalah anak, akhir-akhir ini telah menjadi perhatian yang cukup serius dilakukan oleh pemerintah, salah satunya di Kabupaten Kuningan. Bentuk keseriusan pemerintah Kabupaten Kuningan terhadap persoalan tersebut, setidaknya bisa dilihat pada lahirnya Perda nomor 15 tahun 2013, tentang penyelenggaraan perlindungan anak. Lahirnya Perda di atas, adalah sebuah tolok

HIEROCYBIENS: REFLEKSI TENTANG KITA YANG MENYEBERANG?
Oleh: Agung Sholihin* Kadang sebuah istilah datang bukan dari ruang belajar yang rapi, tetapi dari percikan kecil di kepala; sambil

METAFISIKA DAN BATAS CAKRAWALA
Oleh: Syihabul Furqon “…knowledge of the Total demands on man’s part totality of knowing” ~Frithjof Schuon, Survey of Metaphysics and

SESAK DI PUNCAK: MANGLAYANG DAN KEHENINGAN YANG HILANG
Oleh: Rachmatullah Arken Pagi di manglayang, pada teras sebuah villa. Di depan tampak hamparan kota. Rimbun pertokoan, jalan dan bangunan.

NASIR AL-DIN THUSI DAN JEMBATAN SEMESTA WUJUD
Oleh: Syihabul Furqon Yang ada, memang sebagaimana mustinya, Yang musti tak ada, akan mustahil.[1] FILSAFAT Islam sebagai sebuah diskursus









